Menu
0819-1313-1328

Hutang Dan Macam-macamnya

Monday, May 22nd 2017.

tips menghindari riba

Salah satu praktek transaksi yang berlu di tengah masyarakat sejak zaman Romawi kuno sampai sekarang ini adalah hutang piutang atau dalam bahasa Arab disebut dengan al-qard atau al-dain. Secara sederhana, transaksin ini adalah suatu praktek dimana seseorang meminjam barang atau uang kepada orang lain dan akan dilunasinya pada waktu yang telah disepakati. Pada dasarnya, hutang mememag diperbolehkan selagi tidak mengarah pada hal-hal yang berbau riba atau membahayakan orang lain.

Orang yang meminjam uang, 10 juta misalnya, ia sah-sah saja melakukan ini. Selegai memang akad dari Awal jelas. Bahwa ia bermaksud untuk meminjam dan pada waktu tertentu ia akan mengembalikannya sesuai dengan jumlah yang ia pinjam itu. Jadi, dengan inilah kemudian usur atau rukun hutang piutang terdiri dari pemberi hutang, yang meminta hutang, barang, dan Tempo waktu pembayaran. Rukun-rukun ini dangat penting untuk diperhatikan. Karena, jika salah satu saja ada yang dirugikan, maka tidak hanya aldanya rusak, namun sangat memungkinkan barangnya menjadi haram. Namun bila sejak awal sudah sesuai dengan aturan Islam dan tidak ada unsur ghurur (tipuan), maka hutang yang dilakukannya halal. Demikianlah kaidah yang menjadi acuan dalam menentukan boleh dan tidaknya suatu hutang piutang .

Kaidah ini pula yang nantinya melahirkannya pembagian pembagian jensi hutang yakni hutang baik atau halal dan hutang Ribawi atau haram. Hutang baik atau yang disebut dengan al-qard Al-Hasan adalah transaksi hutang dari pemberi hutang kepada orang yang hutang berdasarkan pada belas kasih pada terhutang (muqtaridh) agar supaya mengembalikan dengan nilai yang sama tanpa syarat lebih. SemisalĀ  si A berhutang kepada B 2 juta, maka B berkenan memberikan jasanya karena rasa belas kasihan disebablan kebutuhannya yang selalu tersedak. Namun tidak memberikan syarat tertentu seperti pengembalian lebih dari hutang awal atau paksaan untuk mengembalikan pada waktu ini, sementara dirinya tahu sendiri bahwa si A akan membutuhkan waktu lama untuk bisa membayarnya. Maka, bentuk hutang-po seperti ini adalah baik dan halal.

Adapun hutang ribawi atau al-qard al-ribawi adalah harta yang diberikan pada orang yang hutang dengan syarat mengembalikannya dengan nilai lebih dari yang jumlah yang dihutang. Kenapa hutang jensi ini menjadi haram? tentu Karen ada nilai tambah atau riba di dalamnya. Yang awalnya si A meminjam 2 juga, namun ia harus mengembalikanya 2 juta lima ratus saat jatuh Tempo. Sekalipun keduanya sama-sama sepakat. Namun praktek ini.sudah mengarah pada madharat yakni salah satu pihak dirugikan, sementara pihak yang lain diuntungkan. Padahal syarat sahnya hutang-piutang haru terbebas dari unsur ini. []

penulis Admin APS

Properti Terbaru

Terbaik
Perumahan Syariah Tangerang Ciledug Casamabda2 KPR

Perumahan Syariah Tangerang Ciledug Casamabda2 KPR

RP 750.000.000
Jl. Telaga 3 Rt.04/01 Kel. Pedurenan Kec. Karang Tengah Kota Tangerang
Lt/Lb : 72 m2 m² / 72 m2 m²
Lihat Detail »
Promo
Perumahan Syariah Mutiara Pondok Rajeg Cibinong

Perumahan Syariah Mutiara Pondok Rajeg Cibinong

350000000
Pondok Rajeg Cibinong
Lt/Lb : 36 m² / 72 m²
Lihat Detail »
Promo
Perumahan Syariah Bekasi Sabrina Azura 2

Perumahan Syariah Bekasi Sabrina Azura 2

255800000
Dekat Tol Grand Wisata
Lt/Lb : 60 m² / 27 m²
Lihat Detail »
Promo
Perumahan Syariah Banten Tigaraksa Casalova

Perumahan Syariah Banten Tigaraksa Casalova

Rp. 153.273.000
Tigaraksa Banten
Lt/Lb : 52 m² / 27 m²
Lihat Detail »
Promo
Perumahan Syariah Depok Dekat RSUD Telaga Jambu 2

Perumahan Syariah Depok Dekat RSUD Telaga Jambu 2

470.000.000
dekat RSUD Depok
Lt/Lb : 82 m² / 36 m²
Lihat Detail »
Promo
Rumah Murah di Palembang Salma Lakeside Jakabaring

Rumah Murah di Palembang Salma Lakeside Jakabaring

RP. 298.080.000
Jalan H. Bastari masuk sekitar 250 meter Palembang Sumatera Selatan
Lt/Lb : 90 m2 m² / 38 m2 m²
Lihat Detail »