Menu
0819-1313-1328

Agar Jiwa Dekat Dengan Sang Pencipta

15th May 2019 Harga : Lokasi : Kode listing : L.Tanah : m² L.Bangunan : m²

Gambar / Foto Agar Jiwa Dekat Dengan Sang Pencipta

Detail Info Agar Jiwa Dekat Dengan Sang Pencipta

Kode listing:
Harga:
Lokasi:
Luas Tanah:
Luas Bangunan:
Sertifikat:
Daya listrik:
Kamar Tidur:
Kamar Mandi:
Jumlah Lantai:
Garasi:
Menghadap:

Deskripsi Mobil Agar Jiwa Dekat Dengan Sang Pencipta

Agar Jiwa Dekat Dengan Sang Pencipta

Hal yang paling diinginkan seseorang dengan kekasihnya adalah dapat selalu dekat dengannya. Pun demikian hubungan antara hamba dengan Tuhannya, bahwa hanya kedekatan lah yang impikan di setiap ibadah kepada-Nya. Dengan kedekatan ini, ia bisa leluasa bercumbu, bermunajat dan tentu akan merasakan ketenangan. Dengan kedekatan itu pula, ia akan lebih terkontrol dalam setiap tindakannya. Bahkan dengan kedekatan itu pula, semua yang ia inginkan, niscaya akan dijawab oleh-Nya.

Namun dalam prakteknya, tidak seindah yang dilukiskan di atas atau tidak seperti yang diharapkan. Karena di satu sisi, kita melihat seorang hamba yang berkeinginan untuk dekat dengan Allah, namun selalu saja ada yang menghalanginya. Dan bahkan ada sebagian mereka yang hari ini bisa mendekat kepada-Nya, namun pada hari esok ia lupa bagaimana caranya melakukan itu. Dengan kata lain, ia adalah pelaku STMJ, Shalat Terus Maksiat Jalan. Namun di sisi yang lain, ada hamba yang memang sama sekali pernah mau tahu atau bahkan justru tidak kenal dengan tuhannya; semua maksiat ia lakukan. Semua kemungkaran ia kerjakan. Semua kejahatan ia biasakan.

Kedua potret hamba di atas, sebenarnya sama-sama merindukan untuk dekat dengan sang pencipta. Yang satu sudah tahu jalannya, namun kadangkala lupa. Sementara yang satu perlu diingatkan bahwa ia tengah berada di jalan yang salah. Keduanya butuh bimbingan yang dapat mengantarkannya ke tujuan mulia tersebut. Supaya keduanya memperolah pencerahan dan tetap pada jalan yang dibenarkan. Jika demikian, apa yang harus dilakukan oleh kedua hamba tersebut untuk mencapai keinginannya itu?. Ada beberapa cara yakni sebagai berikut:

Pertama, merenungi eksistensi penciptaan alam semesta. Maksud pernyataan ini adalah kita mengamati dan menganalisa ayat-ayat kauniyyah atau fenomena yang terjadi di sekitar kita. mulai dari keberadaan kita yang awalnya ada menjadi ada, kemudian ditiadakan kembali, indahnya gugusan bintang, mengerikannya bencana alam, hingga keseimbangan kosmos dan makluk hidup di dalamnya. Dengan itu, kita akan menemukan rasa ketakjuban dan kegaguman terhadap creator (Pembuat) Itu Semua Dan Pada Saat Itu Pula Kita Akan Bertasbih, Bertahmid Dan Bertakbir Kepada-Nya. Hatinya bergetar, lidahnya diam tak berkutik, dan pikirannya penuh dengan kekaguman. Hingga saat itu, ia akan mengakui sang creator tersebut dan penasaran dengan-Nya sampai ia lupa waktu untuk meninggal-Nya. Allah berfirman:

Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka karenanya dan hanya kepada Rabb mereka, mereka bertawakkal.” (QS. Al-Anfal:2).

Kedua, mengenali diri sendiri. Ini adalah lanjutan dari yang pertama di atas. Artinya, dengan mengenali diri sendiri: siapa kita?, siapa yang menciptakan kita?, untuk apa kita diciptakan?, apa tugas kita setelah diciptakan?, dan setalah akhir penciptakan, kita akan di bawa ke mana?, jiwa keasadaran kita akan tubuh. Bahwa kita ini adalah makluk yang lemah, tak berdaya, dan butuh pelindung. Kita akan mengakui bahwa ada kekuatan yanbg luar biasa di balik penciptaan kita. Dia adalah dzat yang maha kuasa, berkehendak, dan Maha Pengasih. Dan kita pun akan turut menyeadari bahwa kita mesti bersyukur dan mengabdikan diri kepada-Nya sebagai tanda terima kasih atas segala yang diberikan-Nya dalam proses penciptaan kita hingga sekarang ini. Maka tepatlah hadist Nabi yang mengatakan: “siapa yang mengenal dirinya, maka ia mengenal tuhan-Nya”. Ini selasara dengan firman allah yang menyatakan:“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (Qs. Al-Dzariyat; 56).

Ketiga, mengenal nama-Nya. Ya, dengan mengenal nama Allah, seseorang akan semakin tahu siapa tuhannya. Yakni semua itu tergambar jelas dalam asmaul husna. Dalam Al-Qur’an disebutkan: “Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (Qs. Al-A’raf:180). Sifat dan nama adalah dua hal yang menggambarkan pemiliknya. Begitu juga dengan nama “allah”dan sifat-sifat-nya. Keduanya adalah cereminan agung dari dzat yang mulia itu. Sehingga dengannya, kita sebagai hamba yang penuh dengan kekurangan, akan merasa nyaman untuk menyenandungkan nama-Nya dan saat itulah ia akan terus bersama-Nya.

Keempat, menyebut nama-Nya. Benar, selain mengenal sifat Allah, menyebut namanya adalah cara paling tepat untuk bisa mendekat kepada-Nya. Karena dengan menyebut nama luhur itu, ia akan terus teringat kepada-Nya, dan ketika kita sudah ingat kita akan membutuhkan-Nya, dan ketika sudah membutuhkan-Nya kita akan enggan berpisah atau menjauh dari-Nya. Maka benar, bila berzikir amat bermanfaat bagi seorang hamba terlebih bermanfaat untuk bisa selalu berta-qarub dengan-Nya. Allah berfirman: “sesungguhnya dzikir sangat bermanfaat bagi orang-orang mukmin.” (QS…).

Kelima, berdoa supaya bisa selalu dekat dengan Allah. Memang untuk bisa dekat dengan Allah harus ada ikhtiar dari seseorang hamba itu sendiri, namun jangan lupa doa yang dalam hal ini adalah ikhtiar batin juga sangat perlu. Karena bagaimana pun juga semuanya Allah yang menghendaki. Sehingga semoga dengan doa adalah lantaran baginya untuk dikabulkan hajat tersebut. Ada banyak doa supaya kita bisa selalu di Naungan Allah. Salah satunya adalah doa dari Syekh Mutawally Sya’rawi, mufasir Mesir yang berbunyi” alllahummar zuqna ladzata ‘ibadatika, wa ‘anudzubika min ladzati ma’shyatika (ya allah limpahkan kepada kami nikmatanya ibadah kepadamu, dan kami meminta ampun dari nikmatnya bermaksiat).

Demikianlah setidaknya cara kita untuk bisa dekat dengan Allah. Semoga kita dijadikan ke dalam hamba-hamba-Nya yang mutaqarrabin yang selalu ingat kepada-Nya dan selalu berbuat kebajikan karena dan untuk-Nya. Amin.[]

Properti Lain Lokasi

Terbaik
Perumahan Syariah Taman Darussalam Di Kota Bogor

Perumahan Syariah Taman Darussalam Di Kota Bogor

Rp.229.409.300
Ciampea kab Bogor
Lt/Lb : 60 m² / 27 m²
Lihat Detail »
Terbaik
Rumah Kpr Syariah The Padjajaran Cikarang Bekasi

Rumah Kpr Syariah The Padjajaran Cikarang Bekasi

190.000.000
sukamanah, sukatani, cikarang bekasi jawa barat
Lt/Lb : 60 m² / 29 m²
Lihat Detail »
Promo
Perumahan Syariah Sakinah Residence  Cibinong Kota Bogor

Perumahan Syariah Sakinah Residence Cibinong Kota Bogor

299.903.000
Pabuaran Cibinong Bogor
Lt/Lb : 45 m² / 27 m²
Lihat Detail »
Terbaik
Perumahan Syariah di Mekarsari Kota Bogor

Perumahan Syariah di Mekarsari Kota Bogor

Rp.375.000.000
Mekarsari, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat
Lt/Lb : 60 m² / 36 m²
Lihat Detail »