Menu
0819-1313-1328

Jidat Hitam, Tanda Ahli Shalat?

26th April 2019 Harga : Lokasi : Kode listing : L.Tanah : m² L.Bangunan : m²

Gambar / Foto Jidat Hitam, Tanda Ahli Shalat?

Detail Info Jidat Hitam, Tanda Ahli Shalat?

Kode listing:
Harga:
Lokasi:
Luas Tanah:
Luas Bangunan:
Sertifikat:
Daya listrik:
Kamar Tidur:
Kamar Mandi:
Jumlah Lantai:
Garasi:
Menghadap:

Deskripsi Mobil Jidat Hitam, Tanda Ahli Shalat?

Jidat Hitam, Tanda Ahli Shalat?

Banyak menganggap bahwa beragama yang benar itu ditunjukkan lewat pakaian atau jubah yang membalutnya. Semakin islami, maka dirinya semakin diyakini sebagai pemeluk agama yang taat. Begitu pula dalam persoalan shalat, di  mana banyak pula yang menilai bahwa kualitas ibadah shalat itu ditentukan atau terlihat dari bekas materi yang menempel dalam fisik. Atau lebih jelasnya, terlihat dari bekas sujud di jidat yang berwarna hitam.

Sehinggasemakin hitam jidatnya, diyakini semakin bagus kualitas shalatnya. sementara yang belum mendapatkannya, maka dinilai masih bermain-main dalam shalatnya. Demikian kata mereka. Tentu, keyakinan ini adalah kekeliruan yang perlu diluruskan. Sebab, ia akan mengantarkan pelakunya kepada sikap takabur dan merendahkan orang lain. Di samping itu, dengan tindakan tersebut, dirinya justru menjadi keras kepala dan bahkan mengantarkannya kepada ulah-ulah anarkhis. Untuk itu, perlu kiranya kita luruskan kembali pemahaman seperti ini. Dan berikut adalah beberapa catatan yang mesti kita perhatikan:

Pertama, sebenarnya mereka bertindak seperti itu bermula dari kesalahpahaman mereka tentang maksud surat aal-Hujurat ayat 29 di mana kata atsar sujud dimaknai dengan jidat hitam. Allah berfirman:“kamu melihat mereka ruku dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya. pada wajah mereka tampak tanda-tanda sujud.” (QS. al-Fath[47]: 29).

Pradahal, tak satupun mufasir mengatakan demikian. Buktinya, kita bisa melihat kembali paduka ayat tersebut, tepatnya di penggalan pertama yang mengatakan bahwa kondisi wajah orang-orang muknin kelak di akhirat akan bersinar cerah, yang ini sangat jelas menunjukkan bahwa bekas sujud itu berupa kecerahan atau pancaran yang memukau. Dan tentu, siapapun akanmengatakan bahwa warna hitam tidak menghasilkan pancaran yang cerah tersebut. Karena warna hitam menghasilkan kegelapan. Sehingga pemaknaannya tidak semata-mata mutlak dijabarkan pada warna khusus apalagi warna hitam. Melainkan diartikan sebagai aura kewibawaan yang bersinar. Di samping itu, bekas sujud yang dimaksud alam ayat di atas itu terkesan lebih diberikan saat di akhirat kelak. Karena kalau bekas sujud hanya ditandai dari jidat hitam, tentu tidak fear, pasalnya banyak orang yang wajahnya hitam pekat seperti orang afrika, namun sangat rajin dan istiqomah ibadahnya. Tentu akan sangat marah, bila mereka dinilai rendah kualitas shalatnya.

Kedua, beragama yang benar  itu ditunjukkan dari substansi bukan simbol. Bukan dinilai dari jubah atau pakain yang membalutnya. Sebab, tolok ukur muslim sejati terdapat apda tingkat ketakwaannya. “sesungguhnya yang paling utama dari kalian adalah yang paling bertakwa” (QS. al-Hujurat[48]: 13). Maka tidak dibenarkan bila ada orang yang sangat memuji gamisnya, sementara perilakunya bejat. Atau orang menepuk dadanya, sementara ia menginjak-injak yang lain.

Ketiga, fenomena jidat hitam yang berujung kepada dikap merendahkan orang lain adalah bukti bahwa justru shalat yang rajin ia lakukan, sama seklai tidak memberikan efek positif. Bisa dikatakan ia muspro atau sia-sia. Padahal, tujuan shalat yang semestinya adalah dapat membentuk pribadi seseorang lebih termotivator dalam menjalan kebajikan dan protekstif dalam menghindari segala kemungkaran. Sebagaimana dalam al-Qur’an disebutkan: “sesungguhnya shalat itu dapat mencegah dari kekejian dan kemungkaran”. (QS. al-Ankabut[29]: 45).

Keempat, soal tinggi aatau rendahnya kuliatas shalat seseorang, itu hanya Allah yang tahu dan yang berhak memberikan penilainnya. Karena shalat itu milik-Nya dan ditunaikan semata-mata untuk-Nya. sehingga sangat dilarang keras untuk merendahkan atau susudzon terhadap yang lain gara-gara ia tak memiliki jidat hitam dikepalanya. Maka cukup husnudzan dan saling mendoakan semoag amal shalat kita dan dirinya diterima dan memberikan keberkahan untuk kehidupan dunia dan akhirat. Amin.[]

Properti Lain Lokasi

Terbaik
Perumahan Syariah Taman Darussalam Di Kota Bogor

Perumahan Syariah Taman Darussalam Di Kota Bogor

Rp.229.409.300
Ciampea kab Bogor
Lt/Lb : 60 m² / 27 m²
Lihat Detail »
Terbaik
Perumahan Syariah Sabrina 3 Kota Bekasi Dekat Tol Setu

Perumahan Syariah Sabrina 3 Kota Bekasi Dekat Tol Setu

RP.279.000.000
bekasi dekta tol setu
Lt/Lb : 60 m² / 27 m²
Lihat Detail »
Terbaik
Perumahan Syariah Cilap Residence Suka Bumi

Perumahan Syariah Cilap Residence Suka Bumi

Rp.295.000.000
Jl. Pelabuan 2, km 9, Kec. Gunung Guruh, Desa kebon manggu, Sukabumi
Lt/Lb : 72 m² / 39 m²
Lihat Detail »
Terbaik
Perumahan Syariah Adreena Village Mekarsari Kota Bogor

Perumahan Syariah Adreena Village Mekarsari Kota Bogor

Rp.436.000.000
Mekarsari, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat
Lt/Lb : 72 m² / 42 m²
Lihat Detail »
Terbaik
Perumahan Syariah Adnan Nabila Kota Depok

Perumahan Syariah Adnan Nabila Kota Depok

Rp. 885.392.000
Jl. Bhakti Abri Rt/Rw 05/09 Sukamaju Baru Tapos Depok
Lt/Lb : 73,6 m² / 60 m²
Lihat Detail »
Terbaik
Perumahan Syariah Nakhiil Bojong Gede Kota Bogor

Perumahan Syariah Nakhiil Bojong Gede Kota Bogor

Rp.630.000.000
bojong gede bogor
Lt/Lb : 60 m² / 54 m²
Lihat Detail »
Promo
Perumahan Syariah Jatisari Village Kota Bekasi

Perumahan Syariah Jatisari Village Kota Bekasi

419.572.800
Jatisari Bekasi Kota
Lt/Lb : 63 m² / 38 m²
Lihat Detail »
Terbaik
Perumahan Syariah Griya Tsurayya Sedayu Yogya Barat

Perumahan Syariah Griya Tsurayya Sedayu Yogya Barat

Rp.379.000.000
Yogyakarta Barat
Lt/Lb : 80 m² / 45 m²
Lihat Detail »