Menu
0819-1313-1328

Salam Shalat, Simbol Silaturahmi

3rd May 2019 Harga : Lokasi : Kode listing : L.Tanah : m² L.Bangunan : m²

Gambar / Foto Salam Shalat, Simbol Silaturahmi

Detail Info Salam Shalat, Simbol Silaturahmi

Kode listing:
Harga:
Lokasi:
Luas Tanah:
Luas Bangunan:
Sertifikat:
Daya listrik:
Kamar Tidur:
Kamar Mandi:
Jumlah Lantai:
Garasi:
Menghadap:

Deskripsi Mobil Salam Shalat, Simbol Silaturahmi

Salam Shalat, Simbol Silaturahmi

Lain gerakan lain makna. Demikan pula dalam gerakan shalat, bahwa setiap gerakan satu dengan yang lainnya memancarkan nilai-nilai yang beragam. Dan nilai-nilai tersebut mencerminkan bahwa gerakan itu menyimbolkan harmonisasi yang amat indah antar shalt, gerakan dan pesannya.

Tidak terkecuali dengan gerakan yang satu ini, yakni salam. Kita tahu salam dalam shalat adalah bagian dari rukun, yang berarti menengokkan kepala ke bagian kanan dan kiri sebagai tanda bahwa ritual shalat telah usai. Dan sebenarnya, kalau kita mau mentadaburi leih dalam, kita akan menemukan pesan-pesan yang mendalam yang perlu diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Pesan-pesan tersbut adalah:

Pertama, dari bahasa salam berari keselamatan dan perdamaian. Oleh sebab itu, salam dalam shalat semestinya dapat memberikan pengajaran bagi si mushalli untuk menciptakan perdamaian dan keselamatan antar sesama. Pesan itulah yang semestinya tersampaikan kepada setiap orang, sehingga kapanpun dan di manapun mereka akan menebarkan kehamonisan dalam balutan kedamaian.

Kedua, gerakan salam yang disertai dengan bacaan, “assalamu’alaikum” itu menyimbolkan bahwa setiap orang pasti menginginkan sesamanya dalam kondisi baik-bak saja. dan itulah yang semestinya ai lakukan. Sebab, muslim yang baik adalah mereka yang menjamin keselamatan untuk orang lain, tidak egosi hanya untuk dirinya sendiri.

Ketiga, gerakan salam yang dilakukan setelah duduk akhir menyimbolkan bahwa seseorang yang telah menenangkan dirinya dan telah menempati posisi yang tepat, atau strategis, semestinya ia juga harus bisa menyertainya dengan amanah dan tanggung jawab untuk menyelamatkan dan mengentaskan keterpurukan nasib orang lain. Pendek, kata ia semestinay menjadi juru selamata baik melalui materinay atau melalui jasa dan sumbangsih pikirannya.

Keempat, gerakan salam yang ditunjukkan dengan menengokkan kepala ke kanan dan ke kiri itu menyimbolkan bahwa dalam hidup ini kita harus sering silaturahmi dan peduli kepada sekitar. Dengan kata lian, melalui gerakan itu, sejatinya kita tengah diajarkan untuk lebih sosialis. Lebih simpatik dan empatik kepada kondisi atau keadaan yang menimpa di alam sekeliling kita atau yang menimpa masyarakatnya. Sehingga dengan itu, maka terciptalah suasana kerukunan dan kekeluargaan yang terbalut dalam kasih sayang.

Demikianalh, pesan dari gerakan salam. Semoga kita bisa merenungi dan menerapkannya dalam aksi nyata di kehidupan sehari-hari. Sehingga shalat yang setiap hari kita kerjakan, benar-benar memberkan keberkahan nyata untuk maraih perdamian di dunia dan di akhirat. Amin. []