Menu
0819-1313-1328

Shalat: Ibadah Harian Yang Tak Mudah Dikerjakan

27th April 2019 Harga : Lokasi : Kode listing : L.Tanah : m² L.Bangunan : m²

Gambar / Foto Shalat: Ibadah Harian Yang Tak Mudah Dikerjakan

Detail Info Shalat: Ibadah Harian Yang Tak Mudah Dikerjakan

Kode listing:
Harga:
Lokasi:
Luas Tanah:
Luas Bangunan:
Sertifikat:
Daya listrik:
Kamar Tidur:
Kamar Mandi:
Jumlah Lantai:
Garasi:
Menghadap:

Deskripsi Mobil Shalat: Ibadah Harian Yang Tak Mudah Dikerjakan

Shalat: Ibadah Harian Yang Tak Mudah Dikerjakan

Setiap pekerjaan pasti ada rintangan dan tantangan, terlebih jika pekerjaan itu berkaitan erat dengan kewajiban agama seperti shalat misalnya. Ya, bahwa ibdah rutiitas harian ini, menjadi kewajiban setiap mukallaf dan telah ditentukan waktunya, namun dalam praktek di lapangan masih banyak yang masih merasa keberatan sehingga masih ada yang menunda-nunda, bermalas-malasan, bahkan meninggalkannya tanpa merasa bersalah.

Ada beberapa faktor yang menjadikan mereka merasa keberata. Pertama, kurangnya kesadaran diri bahwa menganggap shalat sebagai ritual ibadah semata di dunia dan hanya mendaptakan pahala di akhirat semata. Padahal, kalau mereka tahu bahwa shalat adalah amal yang pertama kali dihisab di akhirat, tentu mereka akan terdorong untuk bersungguh-sungguh menunaikannya. Kedua, karena kebayakan dari mereka masih mengerjakan shalat hanya sebagi menggugurkan kewajiban saja. dalam arti, mengerjakan shalat itu tergantung denan kemampuan dan kesempatan dirinya; yang jiak lagi mampu, maka dilaksanakan. Namun jika tengah lengah, maka dengan sendirinya akan mengabaikannya. Ketiga, karena terlalu sibuk dan tergiur dengan urusan duniawi. Sehingga seharian penuh, mereka isi dengan meraup kekayaan dunia dan terus mengejar kepuasaan nafsu. Sehingga, ketiak waktu shalat tiba, mereka akan kelelahan dan kemudian bermalas-malasan melaksanakannya.

Dari fenomena ini, kita menjadi yakin bahwa shalat memang hal yang tidak gampang dikerjaakan. Walau sudah diwajibkan dan dirutinkan setiap hari. Namun, hanya orang-rang tertentu saja yang dapat mengerjakannya dengan istiqomah dan mereka itulah orang yang kyusuk. Sebaagaimana dalam al-Qur’an disebutkan;  “mintalah pertolongan dengan sabar dan shalat, dan sesungguhnya ia amat berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk (QS. Al-Baqarah[2]: 45).

Kusyuk di sini secara sederhana bisa diartikan dengan fokus dan tanggung jawab. Artinya, orang yang fokus dengan perintah agama, ia akan mudah melaksanakannya. Dan orang yang tanggung jawab dengan kewajiban agamanya, tentu ia tidak akan menyia-nyiakannya. Ia menjalani semua itu, dengan rasa lapang dada dan cinta. Sama sekali tidak merasa dipaksa atau terpaksa. Itulah mengapa, hanya orang yang memiliki kriteria demikian yang amat potensi mudah menunaikan shalat walau dalam kondisi dan di manapun ia berada.

Jika demikian, lalu bagaimana dengan mereka yang masih belum fokus dengan agamanya, atau dalam pengertian lain, bagaimana cara seseorang dapat melahirkan rasa tanggung jawab dalam setiap perintah agama khususnya shalat yang telah diwajibkannya?. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan, di antaranya adalah:

Pertama, menyadarkan diri kembali bahwa shalat adalah kewajiaban mutlak yang tidak bisa ditawar lagi. Setiap mukallaf wajib melakasanakannya selama masih sehat, dan masih bisa bernafas. Oleh sebab itulah, islam mengajarkan untuk menunaikan shalat dalam keadaan apapu; mulai dari berdiri, dukuk, berbaring, terlentang hingga dengan isyarat saja—semua itu adalah bukti bahwa shalat ini bukan main-main dan seorang mukmin harus menyadari itu, supaya ia menjadi tergerak menjalankannya tanpa harus menunggu perintah.

Kedua, menanamkan kepada diri sendiri bahwa shalat bunkanlah beban, melainkan ladang amal dan keselamatan dunia akhirat. Karena dengan shalat, kita bisa merasakan olah fisik melalui gerakan-gerakannya, sehingga organ tubuh menjadi sehat dan kita mendapatkan tabungan pahala melalui bacan-bacanannya, sehingga keniscayaan untuk memperolah kebahagiaan di akhirat amat besar. Dengan cara seperti ini, seseorang tidak lagi keberatan menjalankan shalat. Karena ia sudah dirasa seperti hobi yang mentradisi dan rutin.

Ketiga, berdoa supaya mendpatkan pertolongan allah sehingga dengan mudah menjalankan perintah-perintah-Nya, khususnya shalat ini. Doa yang dipanjatkan adalah: “allahumma ‘aninni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatika” (ya allah, tolonglah aku untuk terus bisa menyebut dan mengingatmu dan dapat memperbagus amal ibadahku).

Semoga dengan upaya ini, shalat menjadi ibadah yang menyenangkan. Dan memberikan rasa tanggung jawab setiap kali tiab waktunya. Dan akhirnya, berkat itu semua, kita memperoleh efek yang luar biasa untuk kebaikan di dunia dan di akhirat kelak. Amin. []

 

 

 

 

 

 

 

Properti Lain Lokasi

Promo
Perumahan Syariah Sakinah Residence  Cibinong Kota Bogor

Perumahan Syariah Sakinah Residence Cibinong Kota Bogor

299.903.000
Pabuaran Cibinong Bogor
Lt/Lb : 45 m² / 27 m²
Lihat Detail »
Terbaik
Rumah Kpr Syariah The Padjajaran Cikarang Bekasi

Rumah Kpr Syariah The Padjajaran Cikarang Bekasi

190.000.000
sukamanah, sukatani, cikarang bekasi jawa barat
Lt/Lb : 60 m² / 29 m²
Lihat Detail »
Terbaik
Perumahan Syariah Adnan Nabila Kota Depok

Perumahan Syariah Adnan Nabila Kota Depok

Rp. 885.392.000
Jl. Bhakti Abri Rt/Rw 05/09 Sukamaju Baru Tapos Depok
Lt/Lb : 73,6 m² / 60 m²
Lihat Detail »
Terbaik
Perumahan Syariah Sabrina 3 Kota Bekasi Dekat Tol Setu

Perumahan Syariah Sabrina 3 Kota Bekasi Dekat Tol Setu

RP.279.000.000
bekasi dekta tol setu
Lt/Lb : 60 m² / 27 m²
Lihat Detail »
Promo
Perumahan Syariah Jatisari Village Kota Bekasi

Perumahan Syariah Jatisari Village Kota Bekasi

419.572.800
Jatisari Bekasi Kota
Lt/Lb : 63 m² / 38 m²
Lihat Detail »
Terbaik
Perumahan Syariah Cilap Residence Suka Bumi

Perumahan Syariah Cilap Residence Suka Bumi

Rp.295.000.000
Jl. Pelabuan 2, km 9, Kec. Gunung Guruh, Desa kebon manggu, Sukabumi
Lt/Lb : 72 m² / 39 m²
Lihat Detail »