Menu
0819-1313-1328

Shalat: Penentu “Nasib” Akhirat

27th April 2019 Harga : Lokasi : Kode listing : L.Tanah : m² L.Bangunan : m²

Gambar / Foto Shalat: Penentu “Nasib” Akhirat

Detail Info Shalat: Penentu “Nasib” Akhirat

Kode listing:
Harga:
Lokasi:
Luas Tanah:
Luas Bangunan:
Sertifikat:
Daya listrik:
Kamar Tidur:
Kamar Mandi:
Jumlah Lantai:
Garasi:
Menghadap:

Deskripsi Mobil Shalat: Penentu “Nasib” Akhirat

Shalat: Penentu “Nasib” Akhirat

Semua orang pasti menginginkan akhir hidupnya husnul khatimah. Ketiadaannya mendapatkan iringan doa dan kenangan kebaikan setelah kembali ke liang lahat. Dan di akhirat kelak, ia berharap bisa mendapatkan posisi yang luhur dan kondisi yang aman nan tentram. Karena tidak diragukan lagi bahwa akhirat yang amsih samar itu, ternyata penuh dengan pelbagai huru hara dan rintangan yang amat mencekam. Mulai dari proses dibangkitkanya manusia dari alam kubur mereka, dikumpulkannya di padang masyar, dihitungnya amal pernuatan hingga diputuskannya masuk ke dalam surga atau neraka.

Pada kondisi seperti itu, setiap manusia menginginkan kelancaran dan kesuksesan dalam melewati prosesi pemutusan “nasib” mereka di kapung abadi tersebut. Ada yang optimis, sehingga dengan mudah akan memperoleh keputusan mujur. Namun ada juga yang amat gelisah, karena dipastikan ia akan memperoleh kemalangan. Pantasnya, kita tidak mengetahui secar detail nasib akhir setiap orang pada saat itu. Sebab itu adalah hak perogratif Allah dalam memutuskannya. Namun, secara sederhana dapat kita taksir indikasi-indikasi yang akan terjadi dalam nasib mereka, yakni dengan tolak ukur shalat mereka. Berkaitan dengan ini, Nabi SAW bersabda:

“bila shalatnya baik, maka baik pula seluruh amalnya, sebaliknya jika shalatnya rusak maka rusak pula seluruh amalnya.” (HR. Thabrani).

Hadis ini mengajarkan kepada kita beberapa hal. Pertama, kedudukan shalat dalam islam sangatlah luhur. Maka wajar kemudian ia ditempatkan sebagai rukun islam kedua yang mesti dikerjakan setiap mukallaf. Dan konsekunsi orang yang meninggalkannya pun dapat dihukumi kufur bila memamg mengingkari kewajibannya dan dihukumi fasik dan dosa besar bila memang meninggalkannya karena bermalas-malasan.

Kedua, shalat adalah syiar islam. Keberadaannya menunjukkan esistensi islam itu sendiri. Tanpanya, islam hanya sebuah nama dan tata aturan tertulis semata. Oleh sebab itulah, ia disebut sebagai tiang agama. Yang bila mana dirobohkan, maka roboh pula agama tersebut. Islam dan shalat layaknya seperti atap dan tiangnya yang harus ada dan saling menopang satu sama lain. Dalam hadis disebutkan; “shalat adalah tiangnya agam. Baranga siapa yang meninggalkannya maka ia berarti tekah merobohkan agama.”

Ketiga, shalat adalah simbol ketundukan sejati kepada sang khaliq. Benar, kecintaan atau kepatuhan seorang hamba kepada Tuhannya tidak dapat ditunjukkan dengan baik kecuali dengan ritual rutinitas semacam shalat ini. Bagaimana tidak, dalam ibadah satu ini, unsur pujian, kerendahan hati dan komitmen mengabdi semuanya bersatu menjadi kesatuan dalam setiap gerakan dan bacaannya. Hal ini dilihat dari gerakan ruku atau sujud misalnya, yang mengindikasikan atau memberikan pengajaran kepada kita bahwa Allah adalah dzat yang maha luhur yang pants diagung-agungkan, sementara kita hanya “manusia lemah” yang penuh dengan kekurangan dan terus membutuhkan ma’unah dari-Nya. Maka tidak heran, bila kemudian dalam al-Qur’an banyak ayat-ayat yang mememerintahkan untuk mendirikan dan memudawamahkan ibadah mahdah satu ini—yang memang sebagai warning bagi umat islam, bahwa shalat adalah ibadah yang paling mulia.

Keempat, shalat adalah cerminan agama seseorang. Artinya, kita dapat melihat kualitas agama seseorang setidaknya dapat dilihat dari shalatnya. Bila shaltnya rajin maka, tentu kualitas agamanya penuh dengan keberkahan. Namun bial jarang-jarang atau malah sering mengabaikan, tentau kualitas agamanya rusak dan bobrok. Dengan kata lain, shalat adalah penentu siapa yang muslim sejati dan mana yang muslim gadungan atau dalam istilah kekinian disebut dengan islam KTP.

Kelima, shalat adalah penentu nasib akhirat. Nah, inilah kedudukan terpenting dalam shalat. Yakni ia akan menjadi penyelamat bagi manusia kelak di akhirat dalam memberikan keputusan akhir dari nasibnya. Ia yang akan mengantarkan pelakunya masuk ke dalam surga. Dan semua itu tetap mengacu pada baik-buruknya shalat yang teah ia lakukan semenjak di dunia dulu. Baik buruk di sini berkaitan dengan kuantitas dan kualitas shalat itu sendiri. Artinya, bila shalatnya dikerjakan dengan rutin sebagaimana wkatu yang telah ditentukan, kemudian memenuhi syarat-rukunnya serta khusuyuk dalam pelaksanannya, maka dipastitikan nasib akhiratnya akan tertolong. Namun bila shalatnya dikerjakan denagn malas-malasan dan bolong-bolong, kemudian mengabaikan syarat-rukunnya serta tidak fokus dalam pelaksanaannya, maka sangat dikhawatirkan kalau nasib akhiratnya di ujung bahaya. Oleh sebab itu, marilah kita perbaiki shalat itu baik dari kuantitas maupun kualitasnya. Dan semoga, nasib akhira kita adalah nasib yang baik dan mendapatkan keselamatan yang menentramkan. Amin. []

 

Properti Lain Lokasi

Promo
Perumahan Syariah Jatisari Village Kota Bekasi

Perumahan Syariah Jatisari Village Kota Bekasi

419.572.800
Jatisari Bekasi Kota
Lt/Lb : 63 m² / 38 m²
Lihat Detail »
Terbaik
Perumahan KPR Syariah Bekasi Selatan  Arkanza 3 jatiasih

Perumahan KPR Syariah Bekasi Selatan Arkanza 3 jatiasih

RP.535.000.000
Bekasi Timur
Lt/Lb : 70.2 m² / 36 m²
Lihat Detail »
Promo
Jual Kavling Murah di Cibinong Bogor

Jual Kavling Murah di Cibinong Bogor

182.000.000
Pabuaran Cibinong Bogor
Lt/Lb : 65 m² / m²
Lihat Detail »
Terbaik
Perumahan Syariah Cilap Residence Suka Bumi

Perumahan Syariah Cilap Residence Suka Bumi

Rp.295.000.000
Jl. Pelabuan 2, km 9, Kec. Gunung Guruh, Desa kebon manggu, Sukabumi
Lt/Lb : 72 m² / 39 m²
Lihat Detail »
Terbaik
Perumahan Syariah Adreena Village Mekarsari Kota Bogor

Perumahan Syariah Adreena Village Mekarsari Kota Bogor

Rp.436.000.000
Mekarsari, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat
Lt/Lb : 72 m² / 42 m²
Lihat Detail »
Terbaik
Perumahan Syariah Adnan Nabila Kota Depok

Perumahan Syariah Adnan Nabila Kota Depok

Rp. 885.392.000
Jl. Bhakti Abri Rt/Rw 05/09 Sukamaju Baru Tapos Depok
Lt/Lb : 73,6 m² / 60 m²
Lihat Detail »